PERBEDAAN IFRS & PSAK



PERBEDAAN IFRS & PSAK
1.              Property, Plant & Equipment. (IAS 16)
          IAS 16
§     Suatu aset tetap disusutkan meskipun aset tersebut idle/tidak digunakan. Namun,         aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual tidak disusutkan.
§     Masa manfaat, nilai sisa dan metode penyusutan harus direview minimum setiap            tanggal neraca (tiap tahun) dengan alasan pol konsumsi atau pemanfaatan ekonomi                 atas  aset tersebut.
§     Aktiva tetap dapat dinilai kembali untuk fair value jika semua item di kelas yang sama     dinilai kembali pada waktu yang sama dan revaluasi disimpan up-to-date.
§     Kompensasi atas kerugian atau penurunan nilai tidak dapat offset terhadap nilai               tercatat aktiva yang hilang atau turun.
          PSAK 16
§     Tidak ada petunjuk khusus yang berhubungan dengan penyusutan suatu aset tetap       peralatan yang idle dan aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual tidak disusutkan.
§     Masa manfaat, nilai sisa dan metode penyusutan ditinjau secara berkala dengan              alasan yang jelas.
§     Umumnya, aset tetap tidak dapat dinila  kembali ke fair value kecuali jika penilaian          kembali dilakukan berdasarkan peraturan pemerintah.
§     Tidak ada panduan khusus tentang apakah kompensasi atas kerugian atau           penurunan nilai dapat di-offset terhadap nilai tercatat aktiva yang hilang atau        penurunan nilai.
2.              Impairment of Assets. (IAS 36)
                IAS 36
§   Memasukkan biological aset dalam pengecualian ruang lingkup
         SAK 48
         Tidak memasukkan biological asset dalam pengecualian ruang lingkup. Jadi biological asset              masih tercakup.








Perbedaan PSAK dan IFRS
1.     PSAK mengkombinasikan hasil prinsip dan basis aturan sedangkan IFRS berbasis prinsip saja
2.    Jika nilai historis lebih rendah maka disajikan sebesar nilai historis, sedangkan IFRS nilai historis tetap dipergunakan
3.    IFRS memiliki kecenderungan penyajian nilai harta dan kewajiban sebesar nilai wajar
4.    IFRS menyajikan perbandingan nilai wajar dengan historis
5.    Pada IFRS terdapat perubahan istilah komponen laporan keuangan
6.    Penggunaan profesional judgment

Terdapat beberapa istilah IFRS yang  berbeda dengan PSAK, yaitu sebagai berikut :
1.     Stockholders pada IFRS disebut Shareholders
2.    Paid in Capital pada IFRS disebut isued/allocated share capital
3.    Retained Earnings pada IFRS dapat disebut Retained Profits, terkadang disebut retained earnings juga
4.    Retained Earnings deficit pada IFRS disebut accumulated losses or deficit.
Perusahaan yang memiliki PPE dalam kuantitas dan jumlah yg signifikan memiliki IFRS exposure yang cukup banyak, jadi siap-siap untuk mencatat Surplus Revaluation setelah ada penilaian dari appraisal.



BEBERAPA PERBEDAAN PSAK & IFRS
PSAK
1.              Kombinasi basis prinsip dan basis aturan (rule bases)
2.              Bila nilai histories lebih rendah maka disajikan sebesar nilai histories

IFRS
1.                   Berbasis prinsip (principle bases)
2.                   Nilai histories tetap dipergunakan
3.                   Kecenderungan penyajian nilai asset dan liabilitas secara wajar
4.                   Penyajian perbandingan nilai wajar dengan histories
5.                   Perubahan istilah dan komponen laporan keuangan
6.                   Penggunaan professional judgement



Komentar